FDR Indonesia Hadir di Radiodays Asia 2025 Jakarta

- Publisher

Rabu, 3 September 2025 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kehadiran Presiden FDR Indonesia Harley Prayuda dan Wakil Presiden FDR Indonesia Denny Sompie dalam acara ini semakin menegaskan posisi FDR sebagai pemain penting dalam perkembangan audio journalism dan podcasting di kawasan Asia. - foto Denny Sompie

Kehadiran Presiden FDR Indonesia Harley Prayuda dan Wakil Presiden FDR Indonesia Denny Sompie dalam acara ini semakin menegaskan posisi FDR sebagai pemain penting dalam perkembangan audio journalism dan podcasting di kawasan Asia. - foto Denny Sompie

FDR Indonesia hadir di Radiodays Asia 2025 di Jakarta. FDR Indonesia (Forum Diskusi Radio) resmi menjadi mitra utama dalam penyelenggaraan Radiodays Asia 2025, konferensi internasional paling bergengsi di dunia radio, podcast, dan audio digital.

Acara ini berlangsung pada 1–3 September 2025 di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta, menghadirkan praktisi media dari berbagai negara.

Bagi industri penyiaran, kehadiran Radiodays Asia di Jakarta bukan sekadar agenda rutin. Ia menjadi tonggak sejarah baru, sebab untuk pertama kalinya Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah setelah lima tahun konferensi ini digelar di Kuala Lumpur, Malaysia.

FDR Indonesia Hadir di Radiodays Asia 2025 dan Peran di Panggung Global

Kehadiran Presiden FDR Indonesia Harley Prayuda dan Wakil Presiden FDR Indonesia Denny Sompie dalam acara ini semakin menegaskan posisi FDR sebagai pemain penting dalam perkembangan audio journalism dan podcasting di kawasan Asia.

FDR Indonesia Hadir di Radiodays Asia 2025 dan Peran di Panggung Global

FDR Indonesia selama ini dikenal sebagai ruang diskusi para pelaku radio dan audio untuk memperkuat jejaring, berbagi pengetahuan, sekaligus mendorong inovasi.

Baca Juga :  Nomor Anggota FDR Indonesia Update Juni 2025: 1.000+ Anggota Aktif

Keterlibatan mereka di Radiodays Asia menunjukkan bahwa Indonesia tidak lagi hanya menjadi pasar, tetapi juga bagian aktif dalam membentuk arah masa depan industri audio global.

FDR Indonesia selama ini dikenal sebagai ruang diskusi para pelaku radio dan audio untuk memperkuat jejaring, berbagi pengetahuan, sekaligus mendorong inovasi.

Keterlibatan mereka di Radiodays Asia menunjukkan bahwa Indonesia tidak lagi hanya menjadi pasar, tetapi juga bagian aktif dalam membentuk arah masa depan industri audio global.

Tiga Hari Penuh Inspirasi

Selama tiga hari, Radiodays Asia 2025 menghadirkan puluhan sesi diskusi, keynote, dan panel dengan topik beragam. Para peserta mendapatkan wawasan mendalam seputar:

  • Tren riset audiens yang menunjukkan perubahan pola dengar masyarakat modern.
  • Strategi konten audio yang relevan dengan kebutuhan generasi digital.
  • Inovasi teknologi termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam produksi konten.
  • Isu keberlanjutan media, peran perempuan dalam podcasting, hingga model bisnis baru di era digital.

Setiap sesi menghadirkan pembicara internasional yang berbagi pengalaman, kasus nyata, hingga prediksi tentang arah masa depan audio.

Baca Juga :  Industri Radio Masih Perkasa: Sekretaris Umum PRSSNI Apresiasi Inovasi dan Survei Pendengar PRSSNI Jabar

Kehadiran Radiodays Asia 2025 di Jakarta menjadi momentum emas untuk menegaskan posisi Indonesia di peta global audio dan podcasting. Industri dalam negeri kini memiliki akses langsung terhadap ilmu, tren, dan jaringan internasional yang sebelumnya hanya bisa dijangkau lewat konferensi luar negeri.

Bagi para kreator lokal, kesempatan ini membuka pintu untuk memperkenalkan karya Indonesia ke panggung dunia. Sementara bagi industri global, Jakarta memberi energi baru: sebuah negara dengan pasar audio besar, demografis muda, dan semangat kolaborasi tinggi.

Menatap Masa Depan dengan Optimisme

Radiodays Asia 2025 bukan sekadar pertemuan tiga hari, melainkan sebuah investasi jangka panjang untuk masa depan audio di Indonesia. Dengan dukungan FDR Indonesia, para mitra media, serta antusiasme peserta, diharapkan akan lahir gagasan-gagasan baru yang memperkuat pertumbuhan industri.

Masa depan radio, podcast, dan audio digital kini semakin terhubung. Dan dari Jakarta, dunia menyaksikan bagaimana kolaborasi global bisa melahirkan inovasi yang membawa industri siaran ke level berikutnya.

Berita Terkait

Donny Fattah Meninggal Dunia: Legenda Bassist God Bless Tutup Usia
MacBook Neo Resmi Meluncur: Laptop Apple Paling Terjangkau!
FDR Summit Surabaya 2026: Kolaborasi dan Networking Radio
Link Live Streaming MotoGP Thailand 2026 dan Jadwal Balap
Konser Dewa 19 di Kuala Lumpur 2026: Tyo Nugros Ikut Serta
Lusy Laksita Tutup Usia: ‘Mama Lusy’ Legenda Radio Yogyakarta Yang Tak Lelah Berbagi Ilmu
Nomor Anggota FDR Indonesia Update Januari 2026
Orang Tua Wajib Tahu, Jadwal Libur Sekolah Ramadan dan Lebaran 2026

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 14:53 WIB

Donny Fattah Meninggal Dunia: Legenda Bassist God Bless Tutup Usia

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:46 WIB

MacBook Neo Resmi Meluncur: Laptop Apple Paling Terjangkau!

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:04 WIB

FDR Summit Surabaya 2026: Kolaborasi dan Networking Radio

Minggu, 22 Februari 2026 - 21:50 WIB

Konser Dewa 19 di Kuala Lumpur 2026: Tyo Nugros Ikut Serta

Senin, 16 Februari 2026 - 08:42 WIB

Lusy Laksita Tutup Usia: ‘Mama Lusy’ Legenda Radio Yogyakarta Yang Tak Lelah Berbagi Ilmu

Berita Terbaru

Radio belum hilang di era digital. Kedekatan penyiar, kemudahan akses, dan kejutan lagu membuat banyak orang masih setia mendengarkannya.

Opini

3 Alasan Orang Masih Mendengarkan Radio di Era Digital

Kamis, 5 Mar 2026 - 16:35 WIB

Pada masa awal siaran, Suara Surabaya tidak langsung menggunakan format berita. Radio ini sempat memutar berbagai jenis musik seperti musik klasik dan jazz.

foto : Istimewa

Profil

Suara Surabaya FM 100 dari 1983 hingga Kini

Rabu, 4 Mar 2026 - 09:45 WIB