Kementerian Ekonomi Kreatif gelar Radio Ekraf Siaran Bareng 29 Radio Bandung di Cihampelas Walk. Cek jadwal siaran langsung dan aktivasi komunitas di sini!
BANDUNG, FDRINDONESIA.COM — Ada yang berbeda di Bandung bulan ini, terutama bagi para pendengar radio. Program Radio Ekraf Siaran Bareng 29 Radio se-Kota Bandung resmi hadir untuk menggebrak suasana hangout di Cihampelas Walk (Ciwalk).
Bukan cuma soal memutar lagu, agenda Radio Ekraf Siaran Bareng 29 Radio Bandung yang diinisiasi oleh Kementerian Ekonomi Kreatif ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dan memberi panggung lebih luas bagi industri penyiaran lokal yang selama ini menjadi napas budaya Kota Bandung.
Acara yang berlangsung di kawasan ikonik Ciwalk ini akan menjadi titik temu antara teknologi penyiaran konvensional dengan aktivasi komunitas modern.
Kick off-nya sendiri dijadwalkan pada Minggu, 8 Februari 2026, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Bagi warga Bandung, ini adalah kesempatan langka melihat bagaimana dapur radio favorit mereka pindah ke ruang publik.

Radio Ekraf Siaran Bareng 29 Radio Bandung: Kolaborasi Sebulan Penuh di Green Park Ciwalk
Gelaran Radio Ekraf Siaran Bareng 29 Radio Bandung ini tidak hanya berlangsung sehari dua hari. Selama sebulan penuh, tepatnya mulai 8 Februari hingga 9 Maret 2026, area Green Park 2 Ciwalk akan disulap menjadi studio outdoor yang dinamis.
Setiap harinya, mulai pukul 10.00 hingga 18.00 WIB, pengunjung bisa menyaksikan langsung proses siaran langsung, kolaborasi konten antar-radio, hingga aktivasi berbagai komunitas kreatif yang menjadi ciri khas Bandung.
Gebrakan ini menjadi sangat relevan mengingat industri kreatif Bandung selalu butuh kanal ekspresi yang segar. Dengan melibatkan 29 radio partner, cakupan pendengarnya tentu tidak main-main.
Fenomena “siaran bareng” ini diharapkan bisa memicu sinergi baru antara pengusaha kreatif lokal dengan pemilik stasiun radio untuk menciptakan pasar yang lebih inklusif.
Dari sisi kebijakan, langkah Kementerian Ekonomi Kreatif ini sejalan dengan upaya pemerintah pusat dalam mengoptimalisasi hilirisasi produk kreatif.
Dampak dari program ini diprediksi akan terasa pada peningkatan konsumsi konten lokal. Dengan membawa radio ke tempat keramaian seperti Ciwalk, jarak antara penyiar dan pendengar yang selama ini disekat dinding studio menjadi hilang.
Ini adalah strategi komunikasi yang cerdas untuk menjaring audiens baru, terutama generasi Z yang lebih akrab dengan platform digital namun tetap haus akan interaksi sosial yang otentik.
Jadi, bagi Anda yang ada di Bandung atau berencana berkunjung ke Kota Kembang dalam waktu dekat, jangan lewatkan momentum bersejarah ini.
Mari datang, ramaikan, dan tunjukkan dukungan kita untuk radio-radio Bandung. Sebab, kemajuan industri penyiaran lokal adalah bagian dari kemajuan Indonesia Kreatif. Sampai jumpa di Ciwalk!







