Suara Surabaya FM 100 dari 1983 hingga Kini

- Publisher

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pada masa awal siaran, Suara Surabaya tidak langsung menggunakan format berita. Radio ini sempat memutar berbagai jenis musik seperti musik klasik dan jazz.

foto : Istimewa

Pada masa awal siaran, Suara Surabaya tidak langsung menggunakan format berita. Radio ini sempat memutar berbagai jenis musik seperti musik klasik dan jazz. foto : Istimewa

Suara Surabaya FM 100 adalah radio berita interaktif di Surabaya sejak 1983 yang menyiarkan informasi 24 jam dan pelopor radio news interaktif.

Surabaya – Suara Surabaya FM 100 atau dikenal sebagai SSFM adalah radio swasta yang berbasis di Surabaya. Suara Surabaya FM 100 menyiarkan berita dan informasi selama 24 jam setiap hari dengan pendekatan interaktif bersama pendengar.

Suara Surabaya dikenal sebagai radio yang mengedepankan informasi aktual, terutama kondisi lalu lintas, peristiwa kota, hingga isu sosial di masyarakat. Format siaran yang informatif dan partisipatif menjadikan radio ini memiliki posisi penting dalam ekosistem media di Surabaya dan Jawa Timur.

Suara Surabaya telah menjadi salah satu radio berita paling berpengaruh di Indonesia. Radio ini bahkan dikenal sebagai pelopor konsep radio news interaktif solutif yang melibatkan partisipasi langsung dari masyarakat.

Sejarah Berdirinya Suara Surabaya

Perjalanan Suara Surabaya dimulai pada 11 Juni 1983, bertepatan dengan fenomena Gerhana Matahari Total 11 Juni 1983. Momen tersebut menjadi simbol awal siaran radio yang kemudian berkembang menjadi salah satu media paling berpengaruh di Surabaya.

Sebelum dikenal sebagai Suara Surabaya, radio ini berasal dari Radio Fiskaria yang berdiri pada tahun 1970-an di Bondowoso. Saat itu radio tersebut mengudara pada frekuensi AM 936 kHz dan berlokasi di Jalan Veteran Bondowoso.

Baca Juga :  Konvergensi Media pada Radio di Indonesia: Mengintegrasikan Penyiaran Terestrial dan Multiplatform

Pada masa awal siaran, Suara Surabaya tidak langsung menggunakan format berita. Radio ini sempat memutar berbagai jenis musik seperti musik klasik dan jazz.

Perubahan besar terjadi pada 14 Februari 2000, ketika Suara Surabaya secara resmi mengubah format siaran menjadi radio berita interaktif.

Pelopor Radio News Interaktif di Indonesia

Sejak perubahan format pada tahun 2000, Suara Surabaya dikenal sebagai radio yang mengusung konsep news interaktif solutif. Konsep ini memungkinkan masyarakat untuk ikut melaporkan berbagai peristiwa yang terjadi di sekitar mereka.

Laporan dari pendengar sering kali berkaitan dengan kondisi lalu lintas, kecelakaan, kebakaran, hingga keamanan kota. Informasi tersebut kemudian diverifikasi oleh tim redaksi sebelum disiarkan kepada publik.

Pendekatan ini membuat Suara Surabaya menjadi sumber informasi real-time yang sangat dipercaya masyarakat.

Pada tahun yang sama, radio ini juga meluncurkan portal digital suarasurabaya.net yang memungkinkan pendengar menikmati siaran melalui radio streaming.

Lokasi Kantor dan Ruang Siaran

Selama lebih dari tiga dekade, kantor dan studio siaran Suara Surabaya berada di Jalan Wonokitri Besar 40C Surabaya.

Namun pada 1 Februari 2021, Suara Surabaya memindahkan kantor dan ruang siarannya ke Suara Surabaya Center yang berada di Jalan Raya Bukit Darmo 22–24 Surabaya.

Gedung Suara Surabaya Center memiliki empat lantai dengan berbagai fasilitas.

Lantai dasar berfungsi sebagai lobby dan convention hall. Lantai satu dilengkapi cafe, musholla, dan ruang pertemuan. Lantai dua menjadi area perkantoran dan meeting room, sementara lantai tiga menjadi kantor utama Suara Surabaya.

Baca Juga :  101.1 MGTRADIO Bandung Jaga Eksistensi Sejak 1981

Perpindahan ini menandai langkah modernisasi fasilitas siaran sekaligus memperkuat posisi Suara Surabaya sebagai media yang terus berkembang mengikuti teknologi.

Perubahan Frekuensi Siaran

Sejak pertama mengudara, Suara Surabaya menggunakan frekuensi 100.55 FM.

Frekuensi tersebut digunakan sejak 11 Juni 1983 hingga 31 Juli 2004.

Kemudian pada 1 Agustus 2004, Suara Surabaya berpindah ke frekuensi 100.0 FM.

Perubahan frekuensi ini dilakukan sebagai bagian dari penataan ulang frekuensi radio oleh pemerintah Indonesia.

Sejak saat itu hingga sekarang, Suara Surabaya dikenal luas dengan identitas FM 100.

Program Unggulan Suara Surabaya FM 100

Sebagai radio berita interaktif, Suara Surabaya memiliki berbagai program yang menyajikan informasi, diskusi, dan hiburan.

Program utama yang paling dikenal adalah Kelana Kota, yaitu program yang membahas kondisi lalu lintas, keamanan kota, hingga berbagai peristiwa yang terjadi di Surabaya.

Selain itu, terdapat program Renungan Fajar yang berisi tausiyah agama Islam yang disiarkan pada pagi hari.

Program musik seperti Memorabilia menghadirkan lagu-lagu klasik dari tahun 1970-an hingga awal 2000-an.

Sementara itu, program Jazz Traffic menyajikan musik jazz yang menjadi salah satu ciri khas radio ini.

Berita Terkait

Yoweri Museveni Menang Pemilu Uganda 2026: Rekor 40 Tahun Kuasa
Radio Dahlia FM Bandung: Resep Abadi Radio Nomor 1 Sejak 1970
Sejarah OZ Radio Bandung, Pelopor Streaming dan OB Van di Indonesia
101.1 MGTRADIO Bandung Jaga Eksistensi Sejak 1981
Sejarah Ardan Radio Bandung, Ikon Anak Muda Terpopuler
Istara FM Surabaya Hadirkan Inovasi Siaran Mahasiswa

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:45 WIB

Suara Surabaya FM 100 dari 1983 hingga Kini

Senin, 19 Januari 2026 - 00:05 WIB

Yoweri Museveni Menang Pemilu Uganda 2026: Rekor 40 Tahun Kuasa

Minggu, 30 November 2025 - 00:12 WIB

Radio Dahlia FM Bandung: Resep Abadi Radio Nomor 1 Sejak 1970

Sabtu, 29 November 2025 - 00:55 WIB

Sejarah OZ Radio Bandung, Pelopor Streaming dan OB Van di Indonesia

Kamis, 27 November 2025 - 18:10 WIB

101.1 MGTRADIO Bandung Jaga Eksistensi Sejak 1981

Berita Terbaru

Strategi monetisasi radio 2026 menjadi sorotan industri penyiaran global setelah laporan terbaru pada Februari 2026 menunjukkan bahwa banyak pemilik stasiun radio mulai meninggalkan ketergantungan pada iklan tradisional.

Bisnis

Strategi Monetisasi Radio 2026, Iklan Tak Lagi Cukup

Rabu, 15 Apr 2026 - 09:37 WIB

Radio cloud mulai menggantikan FM tradisional akibat tingginya biaya energi dan kebutuhan infrastruktur modern.

Insight

Broadcasting Cloud Radio Jadi Tren Baru Industri Radio

Selasa, 14 Apr 2026 - 18:01 WIB