Guns N Roses: Dari Los Angeles ke Puncak Dunia Rock

- Publisher

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 00:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Guns N Roses: Dari Los Angeles ke Puncak Dunia Rock

Guns N Roses: Dari Los Angeles ke Puncak Dunia Rock

Guns N Roses bukan sekadar band rock biasa. Mereka adalah simbol kegilaan, bakat liar, dan revolusi musik era akhir 80-an hingga 90-an. Dari panggung kecil di Los Angeles hingga tur keliling dunia, nama mereka tak pernah lekang oleh waktu.

Appetite for Destruction, album debut mereka yang dirilis pada 1987, bukan hanya sukses besar—album ini membongkar rekor industri musik dengan penjualan lebih dari 30 juta kopi secara global, menjadikannya debut album terlaris sepanjang masa.

“Appetite for Destruction” Jadi Senjata Utama Guns N Roses

Dirilis di tengah kejenuhan musik glam rock, Appetite for Destruction datang dengan energi mentah yang menggetarkan. Lagu-lagu seperti “Welcome to the Jungle”, “Paradise City”, dan tentu saja “Sweet Child O’ Mine” menjadi anthem generasi muda saat itu.

Album ini meroket ke posisi No. 5 di Billboard 200 dan bertahan selama 284 minggu, sebuah pencapaian langka bagi debut album mana pun.

Lebih dari sekadar angka, album ini memperkenalkan dunia pada gaya khas Guns N’ Roses: riff tajam dari Slash, vokal garang Axl Rose, dan lirik yang tak segan menyentuh sisi gelap kehidupan.

Baca Juga :  Menilik Wajah TJ Radio: Teman Setia Warga Jakarta Saat Macet

6 Album, 100 Juta Kopi, dan Warisan Abadi

Sejak 1987, Guns N’ Roses telah merilis 6 album studio:

  • Appetite for Destruction (1987)
  • G N’ R Lies (1988)
  • Use Your Illusion I dan II (1991)
  • The Spaghetti Incident? (1993)
  • Chinese Democracy (2008)

Dari semua rilisan itu, band ini telah menjual lebih dari 100 juta album di seluruh dunia. Mereka juga menempatkan enam album di Top 40 dan belasan single di tangga lagu Billboard, termasuk “You Could Be Mine” dan “Knockin’ on Heaven’s Door”.

Walau tak pernah memenangkan Grammy, Guns N’ Roses telah meraih 14 penghargaan internasional, termasuk World’s Best Group dan Best-Selling Hard Rock Artist of the Year pada 1993.

Rahasia Ketahanan Guns N’ Roses di Panggung Dunia

Tak hanya di studio, Guns N’ Roses juga rajin menghentak panggung. Tercatat sudah lebih dari delapan tur dunia yang mereka jalani, dari pertunjukan perdana di The Troubadour, LA (1985) hingga reuni monumental di tahun 2016.

Baca Juga :  Pandji Pragiwaksono Dilaporkan Usai Tampil di Mens Rea

Meski dihantam isu perpecahan, ego besar, hingga kecanduan, formasi sekarang, Axl Rose, Slash, Duff McKagan, Dizzy Reed, Richard Fortus, Frank Ferrer, dan Melissa Reese, masih aktif tampil dan membawa nostalgia hidup-hidup ke setiap generasi.

“Chinese Democracy” Gagal Tembus Pasar Amerika

Setelah 15 tahun menanti, Chinese Democracy akhirnya rilis pada 2008. Album ini penuh eksperimen dan menguras energi Axl Rose sebagai satu-satunya anggota orisinal saat itu.

Meski terjual lebih dari 1 juta kopi di Eropa dan meraih sertifikasi platinum, album ini gagal memenuhi ekspektasi pasar AS, hanya mencapai peringkat 3 Billboard 200 dan menghilang cepat dari radar mainstream.

Guns N’ Roses Masih Berdentum, Meski Tak Lagi Liar

Di tengah arus musik digital yang cepat berubah, Guns N’ Roses tetap menyisakan jejak kuat. Entah lewat video “November Rain” yang ikonik, atau gebrakan konser mereka yang selalu penuh euforia.

Bagi banyak orang, Guns N’ Roses bukan hanya band, mereka adalah suara dari masa ketika musik bisa mengguncang dunia.

Berita Terkait

Donny Fattah Meninggal Dunia: Legenda Bassist God Bless Tutup Usia
MacBook Neo Resmi Meluncur: Laptop Apple Paling Terjangkau!
FDR Summit Surabaya 2026: Kolaborasi dan Networking Radio
Link Live Streaming MotoGP Thailand 2026 dan Jadwal Balap
Konser Dewa 19 di Kuala Lumpur 2026: Tyo Nugros Ikut Serta
Lusy Laksita Tutup Usia: ‘Mama Lusy’ Legenda Radio Yogyakarta Yang Tak Lelah Berbagi Ilmu
Nomor Anggota FDR Indonesia Update Januari 2026
Orang Tua Wajib Tahu, Jadwal Libur Sekolah Ramadan dan Lebaran 2026

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 14:53 WIB

Donny Fattah Meninggal Dunia: Legenda Bassist God Bless Tutup Usia

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:46 WIB

MacBook Neo Resmi Meluncur: Laptop Apple Paling Terjangkau!

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:04 WIB

FDR Summit Surabaya 2026: Kolaborasi dan Networking Radio

Minggu, 22 Februari 2026 - 21:50 WIB

Konser Dewa 19 di Kuala Lumpur 2026: Tyo Nugros Ikut Serta

Senin, 16 Februari 2026 - 08:42 WIB

Lusy Laksita Tutup Usia: ‘Mama Lusy’ Legenda Radio Yogyakarta Yang Tak Lelah Berbagi Ilmu

Berita Terbaru

Radio belum hilang di era digital. Kedekatan penyiar, kemudahan akses, dan kejutan lagu membuat banyak orang masih setia mendengarkannya.

Opini

3 Alasan Orang Masih Mendengarkan Radio di Era Digital

Kamis, 5 Mar 2026 - 16:35 WIB

Pada masa awal siaran, Suara Surabaya tidak langsung menggunakan format berita. Radio ini sempat memutar berbagai jenis musik seperti musik klasik dan jazz.

foto : Istimewa

Profil

Suara Surabaya FM 100 dari 1983 hingga Kini

Rabu, 4 Mar 2026 - 09:45 WIB