Band Metal Austria Belphegor Foto di Pohon Pisang

- Publisher

Selasa, 25 November 2025 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Band metal Austria, Belphegor Foto di Pohon Pisang dan jajan di minimarket Solo. Aksi unik ini viral jelang tampil di Rock In Solo Festival 2025. - foto IG belphegor_official

Band metal Austria, Belphegor Foto di Pohon Pisang dan jajan di minimarket Solo. Aksi unik ini viral jelang tampil di Rock In Solo Festival 2025. - foto IG belphegor_official

Band metal Austria Belphegor Foto di Pohon Pisang dan jajan di minimarket Solo. Aksi unik ini viral jelang tampil di Rock In Solo Festival 2025.

Band metal ekstrem asal Austria, Belphegor, mendadak menjadi pusat perhatian di media sosial lokal. Kedatangan mereka di Solo, Jawa Tengah, sebagai penampil utama Rock In Solo Festival 2025 diwarnai aksi tak terduga yang jauh dari kesan brutal khas musik blackened death metal.

Foto-foto personel Belphegor yang sangar berpose di depan pohon pisang menjadi viral. Momen Belphegor Foto di Pohon Pisang ini segera disambut antusias dan tawa girang oleh warganet.

Jika dilihat dari foto-foto yang diunggah di media sosial, para personel Belphegor tampil dengan outfit serba hitam dan riasan wajah garang khas mereka. Namun, latar belakang yang mereka pilih bukan studio atau venue konser, melainkan sebatang pohon pisang yang tumbuh di salah satu kebun lokal di Solo. Kontras yang mencolok ini membuat netizen salah fokus, menilai aksi band Austria ini sangat “melokal” dan cepat beradaptasi.

Alasan Di Balik Pose Eksotis di Kebun Lokal

Aksi unik Belphegor Foto di Pohon Pisang ternyata bukan sekadar lelucon. Menurut Sylvia, Liaison Officer (LO) Rock In Solo Festival, permintaan untuk berfoto dengan latar pohon pisang datang langsung dari para personel Belphegor. Ini menjadi hal pertama yang mereka minta setelah tiba di Solo.

Baca Juga :  Komdigi Fasilitasi Radio di Kalbar Peningkatan Kualitas Penyelenggara Radio di Kalbar

Alasan permintaan tersebut adalah rasa penasaran yang mendalam terhadap flora tropis. Di Austria, pohon pisang adalah pemandangan yang langka, bahkan sulit ditemukan di alam bebas karena kondisi iklimnya yang berbeda. Bagi band metal yang dikenal dengan lirik-lirik diabolik ini, pohon pisang adalah simbol eksotisme yang wajib diabadikan.

“Sang pembawa api diabolik telah menginjakkan kaki di tanah Jawa. @belphegor_official telah bersiap membawa kalian dalam ritus kegelapan yang sesungguhnya. Sampai bertemu di Rock In Solo Festival 2025,” tulis keterangan pada unggahan Instagram resmi Rock In Solo Festival, yang menampilkan foto garang mereka berlatar pohon pisang.

Band Metal Austria Belphegor: Jajanan Minimarket dan Filosofi Bintang Metal

Keunikan Belphegor tidak berhenti pada permintaan berfoto di kebun. Setibanya di Solo, band yang dikenal lewat lagu “Conjuring the Dead” ini juga menunjukkan tingkah melokal lainnya dengan mengunjungi ritel modern Indonesia. Mereka mampir ke minimarket Indomaret.

Para personel Belphegor terlihat membeli camilan dan beristirahat sejenak sambil merokok, melepaskan penat setelah perjalanan terbang yang panjang dari Austria. Setelah berbelanja, mereka tidak lupa berpose dengan gaya metal abis tepat di depan minimarket tersebut, menambah koleksi foto unik mereka. Kombinasi antara pose metal dan minimarket lokal semakin memperkuat image “melokal” mereka.

Tak lama berselang, Sylvia kembali membagikan momen jenaka lainnya. Para personel Belphegor ternyata ingin mencoba minimarket kompetitor, yaitu Alfamidi, untuk menambah stok kebutuhan mereka. Mulai dari rokok hingga buah-buahan, mereka berburu kebutuhan harian. Aksi ini menunjukkan bahwa di balik image panggung yang bengis, mereka memiliki sisi santai. Momen Belphegor Foto di Pohon Pisang dan jajan di minimarket menjadi bukti nyata adaptasi mereka.

Baca Juga :  WAMI Tegaskan Tarif 2 Persen Untuk Royalti Lagu di Acara Pernikahan

Peran Penting LO dan Sinyal Kesiapan Panggung

Aksi spontan dan tingkah nyeleneh para personel Belphegor ini langsung mencuri perhatian warganet. Netizen menganggap band ini cepat beradaptasi dengan suasana lokal Solo. Tingkah laku ini menunjukkan profesionalisme mereka, di mana mereka tetap santai namun fokus menjelang penampilan besar.

Peran Sylvia sebagai Liaison Officer patut diapresiasi karena berhasil memfasilitasi permintaan unik para artis, termasuk sesi Belphegor Foto di Pohon Pisang. Hal ini menjamin kenyamanan artis internasional selama berada di Indonesia.

Belphegor sendiri dijadwalkan menjadi penampil utama hari terakhir Rock In Solo Festival pada Minggu, 23 November 2025. Bersama legenda black metal Norwegia, Mayhem, mereka siap mengguncang panggung. Mereka juga akan berbagi panggung dengan deretan band metal Tanah Air seperti Down For Life, Viscral, Godplant, dan 510.

Keunikan tingkah laku Belphegor di luar panggung, mulai dari permintaan Belphegor Foto di Pohon Pisang hingga berburu kebutuhan di minimarket, tidak mengurangi ekspektasi akan penampilan mereka yang dijamin akan membawa energi kegelapan dan brutalitas yang sesungguhnya ke hadapan penggemar musik metal di Indonesia.

Sumber Berita: GencilNews

Berita Terkait

Donny Fattah Meninggal Dunia: Legenda Bassist God Bless Tutup Usia
MacBook Neo Resmi Meluncur: Laptop Apple Paling Terjangkau!
FDR Summit Surabaya 2026: Kolaborasi dan Networking Radio
Link Live Streaming MotoGP Thailand 2026 dan Jadwal Balap
Konser Dewa 19 di Kuala Lumpur 2026: Tyo Nugros Ikut Serta
Lusy Laksita Tutup Usia: ‘Mama Lusy’ Legenda Radio Yogyakarta Yang Tak Lelah Berbagi Ilmu
Nomor Anggota FDR Indonesia Update Januari 2026
Orang Tua Wajib Tahu, Jadwal Libur Sekolah Ramadan dan Lebaran 2026

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 14:53 WIB

Donny Fattah Meninggal Dunia: Legenda Bassist God Bless Tutup Usia

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:46 WIB

MacBook Neo Resmi Meluncur: Laptop Apple Paling Terjangkau!

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:04 WIB

FDR Summit Surabaya 2026: Kolaborasi dan Networking Radio

Minggu, 22 Februari 2026 - 21:50 WIB

Konser Dewa 19 di Kuala Lumpur 2026: Tyo Nugros Ikut Serta

Senin, 16 Februari 2026 - 08:42 WIB

Lusy Laksita Tutup Usia: ‘Mama Lusy’ Legenda Radio Yogyakarta Yang Tak Lelah Berbagi Ilmu

Berita Terbaru

Radio belum hilang di era digital. Kedekatan penyiar, kemudahan akses, dan kejutan lagu membuat banyak orang masih setia mendengarkannya.

Opini

3 Alasan Orang Masih Mendengarkan Radio di Era Digital

Kamis, 5 Mar 2026 - 16:35 WIB

Pada masa awal siaran, Suara Surabaya tidak langsung menggunakan format berita. Radio ini sempat memutar berbagai jenis musik seperti musik klasik dan jazz.

foto : Istimewa

Profil

Suara Surabaya FM 100 dari 1983 hingga Kini

Rabu, 4 Mar 2026 - 09:45 WIB