Cara Membuat Rundown Acara Radio Yang Baik

- Publisher

Rabu, 18 Juni 2025 - 05:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cara Membuat Rundown Acara Radio Yang Baik

Cara Membuat Rundown Acara Radio Yang Baik

Cara membuat rundown acara radio yang baik bisa disimak pada artikel berikut ini. Membuat rundown acara radio bukan sekadar menyusun urutan acara.

Di balik siaran yang terdengar mengalir dan dinamis, tersembunyi perencanaan matang yang tertuang dalam sebuah rundown.

Rundown yang rapi dan efektif menjadi fondasi penting dalam memastikan acara radio berjalan sesuai waktu, menjaga konsistensi, dan memudahkan koordinasi antartim.

Mengapa Rundown Acara Radio Sangat Penting?

Rundown adalah peta jalan bagi penyiar, produser, dan kru siaran. Rundown yang baik dapat meminimalkan kesalahan teknis, memaksimalkan waktu siar, dan meningkatkan pengalaman pendengar. Terlebih dalam industri radio yang sangat mengandalkan waktu, setiap detik di udara memiliki nilai.

Beberapa fungsi utama rundown acara radio antara lain:

  • Menjaga struktur acara: agar tidak keluar jalur dari tema atau segmen.
  • Mengatur durasi: setiap segmen memiliki waktu yang ditentukan.
  • Meningkatkan profesionalisme: baik untuk penyiar pemula maupun profesional.
  • Memudahkan teknisi dan produser: agar tahu kapan harus memasukkan musik, iklan, atau bumper.

Langkah-Langkah Membuat Rundown Acara Radio

1. Tentukan Tema dan Tujuan Acara

Sebelum menyusun rundown, penyiar atau produser harus menentukan tema utama acara. Misalnya, apakah acara bersifat edukatif, hiburan, talk show, atau musik tematik?

Baca Juga :  Program Radio Populer: Menguak Formula Ajaib Talk Show Pagi

Setiap jenis acara memiliki struktur yang berbeda. Misalnya, talk show membutuhkan lebih banyak waktu untuk interaksi, sementara program musik harus disesuaikan dengan durasi lagu.

2. Bagi Acara Menjadi Segmen-Segmen

Segmentasi membuat acara lebih mudah diikuti dan lebih fleksibel saat terjadi perubahan mendadak. Contoh segmentasi dalam acara berdurasi 1 jam:

  • Opening & Intro (2–3 menit)
  • Segment 1: Pembahasan utama (10–15 menit)
  • Iklan/Promo (2–3 menit)
  • Segment 2: Wawancara/telepon masuk (10–15 menit)
  • Lagu/musik pengisi (2–4 menit)
  • Segment 3: Ringkasan & interaksi pendengar (10 menit)
  • Closing (2 menit)

3. Tetapkan Durasi Masing-Masing Segmen

Gunakan spreadsheet atau template rundown dengan kolom seperti: Waktu, Durasi, Nama Segmen, Isi/Kegiatan, dan Catatan Teknis. Ini membantu tim teknis memahami kapan harus melakukan transisi, memainkan lagu, atau menayangkan iklan.

Contoh:

Waktu MulaiDurasiSegmenIsi AcaraCatatan Teknis
08:003’OpeningSalam, pembukaan temaMainkan bumper intro
08:0315’Segment 1Bahas topik utama hari iniSiapkan narasumber
08:182’IklanJingle iklan sponsorPlay ad file #03

4. Sisipkan Musik dan Jeda Strategis

Musik tidak hanya sebagai hiburan, tapi juga sebagai jeda natural untuk transisi segmen. Pemilihan musik juga harus sesuai dengan mood acara dan target pendengar.

Baca Juga :  Profesi di Balik Layar Radio: Inilah "Mesin Utama" yang Menghidupkan Suara di Radio Anda

Musik juga bisa menjadi penanda emosional: musik upbeat untuk pembukaan, musik tenang untuk penutup, atau instrumen ringan saat bridging.

Tips Profesional Cara Membuat Rundown Acara Radio

Gunakan Template Khusus

Banyak produser radio menggunakan Google Sheets atau Excel sebagai format standar rundown. Beberapa stasiun bahkan memiliki template otomatis terintegrasi dengan software siaran seperti RadioDJ atau ZaraRadio.

Selalu Siapkan Plan B

Tak jarang narasumber batal hadir atau ada gangguan teknis. Maka, penting untuk menyiapkan konten cadangan atau segmen alternatif seperti kuis singkat, polling, atau bacaan komentar dari pendengar.

Evaluasi Setiap Siaran

Setelah acara selesai, tim produksi perlu mengevaluasi bagian mana yang berjalan sesuai rundown dan bagian mana yang perlu disesuaikan ke depannya. Catatan pasca-siaran akan membantu menyempurnakan rundown untuk program berikutnya.

Rundown bukan hanya dokumen administratif, melainkan alat utama dalam menciptakan siaran radio yang profesional, menarik, dan efisien. Dengan menyusun rundown secara detail, setiap elemen siaran bisa berjalan lancar, tepat waktu, dan sesuai ekspektasi pendengar. Di era media yang makin kompetitif, kualitas penyajian adalah kunci—dan rundown adalah awal dari semuanya.

Berita Terkait

Tren Unik Pendengar: Mengapa Nama Samaran Kirim Lagu di Radio Tetap Bertahan?
Flashback: Tangga Lagu Billboard Januari 1990 Paling Populer
Rahasia Dapur Radio: Apa Itu Music Director dan Cara Memilih Lagu Hits
Pentingnya Data: Mengapa Radio Harus Punya Aplikasi Streaming Sendiri
Bahasa Prokem atau Bahasa Gaul Khas Radio dari Era 80-an ke Gen Z
Update 2025! 25 Soal dan Jawaban Dunia Radio untuk Calon Praktisi
Jadi Penyiar Radio, Perlu Kuliah Komunikasi?
Profesi di Balik Layar Radio: Inilah “Mesin Utama” yang Menghidupkan Suara di Radio Anda

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 08:51 WIB

Tren Unik Pendengar: Mengapa Nama Samaran Kirim Lagu di Radio Tetap Bertahan?

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:26 WIB

Flashback: Tangga Lagu Billboard Januari 1990 Paling Populer

Kamis, 15 Januari 2026 - 00:31 WIB

Rahasia Dapur Radio: Apa Itu Music Director dan Cara Memilih Lagu Hits

Senin, 12 Januari 2026 - 02:00 WIB

Pentingnya Data: Mengapa Radio Harus Punya Aplikasi Streaming Sendiri

Senin, 12 Januari 2026 - 00:11 WIB

Bahasa Prokem atau Bahasa Gaul Khas Radio dari Era 80-an ke Gen Z

Berita Terbaru

Nomor Anggota FDR Indonesia Update Januari 2026

News

Nomor Anggota FDR Indonesia Update Januari 2026

Sabtu, 14 Feb 2026 - 13:51 WIB