Perjalanan Karier Band Element: Dari Model Aneka ke Ikon Musik

- Publisher

Senin, 26 Januari 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto profil grup musik Element dengan formasi lengkap tahun 2025, menunjukkan ekspresi optimis para personel sebagai ikon pop rock Indonesia yang tetap produktif merilis karya baru.

Foto profil grup musik Element dengan formasi lengkap tahun 2025, menunjukkan ekspresi optimis para personel sebagai ikon pop rock Indonesia yang tetap produktif merilis karya baru.

Mengulik perjalanan karier band Element sejak 1997. Dari hits “Rahasia Hati” hingga rilis single terbaru 2025, simak sejarah transformasi grup pop rock ini.

JAKARTA, FDRINDONESIA.COM – Membahas perjalanan karier band Element seperti membaca buku sejarah musik pop rock Indonesia yang penuh dengan plot twist emosional.

Berdiri tepat di hari Valentine tahun 1997, grup ini membuktikan bahwa label “band model” yang sempat disematkan di awal karier bukanlah penghalang untuk meraih predikat legenda.

Bagi banyak penikmat musik, perjalanan karier band Element identik dengan melodi puitis dan vokal yang khas. Namun, di balik layar, band yang kini digawangi Ferdy Tahier (vokal), Didi Riyadi (drum), Fajar Maringka (kibor), Arya Adhi Prasetyo (gitar), Irwan Aditya Pratama (gitar), dan Muhammad Gibran Aziz alias Ibank (bass) ini telah melewati badai yang tidak sedikit.

Perjalanan Karier Band Element: Dari Era “Hanyalah Cinta” ke Puncak Paradoks

Awal terbentuknya grup ini merupakan buah persahabatan antara Ronny Setiawan, Lucky Widja, dan Didi Riyadi yang kala itu populer sebagai model majalah Aneka Yess. Meskipun album perdana Hanyalah Cinta (1999) belum meledak secara signifikan, momentum besar datang saat Ferdy Tahier masuk menggantikan almarhum Ronny Setiawan.

Baca Juga :  Menilik Wajah TJ Radio: Teman Setia Warga Jakarta Saat Macet

Puncak kejayaan mereka terjadi lewat album Paradoks (2002) dengan hits abadi “Rahasia Hati”. Lagu ini bukan hanya merajai tangga lagu radio selama belasan minggu, tapi juga mengantarkan Element meraih triple platinum dengan penjualan menembus 1,2 juta kopi. Di era ini pula, mereka didapuk menjadi pembuka konser musisi internasional sekelas Ronan Keating dan Lighthouse Family.

Ujian Transformasi dan Kebijakan Reuni

Pasang surut personel menjadi warna tersendiri dalam sejarah band Element. Kepergian Lucky Widja pada 2005 untuk bersolo karier serta hengkangnya Adhit pada 2012 sempat memicu isu bubar. Namun, Ferdy Tahier dengan tegas membantah isu tersebut dan terus menjaga api kreativitas band tetap menyala.

Napas baru berembus melalui proyek “Element Reunion” pada 2017. Proyek ini mempertemukan kembali formasi lama dalam satu panggung, sebuah strategi yang disambut antusias oleh para “Parlement” (sebutan fans Element).

Transformasi ini bukan sekadar nostalgia, melainkan upaya adaptasi media digital dengan merilis album New World Resonansi (2020) dan LIVErsion (2022) yang mengaransemen ulang hits-hits lawas mereka dengan rasa yang lebih modern.

Baca Juga :  50 Lagu Tahun 90–2000 yang Paling Populer Sepanjang Masa

Eksistensi 2025: Tetap Relevan di Era Digital

Memasuki tahun 2025, produktivitas Element justru semakin menggila. Sepanjang tahun 2024 hingga awal 2025, mereka secara konsisten merilis deretan single baru seperti “Persimpangan” yang berkolaborasi dengan maestro Fariz RM, hingga lagu-lagu religi seperti “Aku Merindu-Mu (Ya Allah)”.

Kekuatan utama Element terletak pada kejujuran dalam berkarya. Seperti yang diungkapkan Adhitya Pratama saat perilisan album LIVErsion, “Apa yang kami kerjakan itu adalah jujur dari hati kami, tidak dibuat-buat, karena kami ingin para pendengar merasakan kejujuran kami dalam berkarya.” Kejujuran inilah yang membuat diskografi Element tetap relevan melampaui tren musik yang terus berganti.

Selain bermusik, kepedulian sosial juga menjadi pilar penting dalam keberlangsungan grup ini. Melalui partisipasi di Yayasan Cinta Kita dan komunitas Autism Island, para personel Element menunjukkan bahwa peran figur publik harus berdampak positif bagi masyarakat.

Dengan formasi yang kini kembali solid, Element membuktikan bahwa selama “Rahasia Hati” masih bisa berbisik, musik mereka tidak akan pernah kehilangan penonton setianya.

Berita Terkait

Nomor Anggota FDR Indonesia Update Januari 2026
Orang Tua Wajib Tahu, Jadwal Libur Sekolah Ramadan dan Lebaran 2026
Vokalis 3 Doors Down Meninggal Dunia Usai Lawan Kanker Ginjal
Radio Ekraf Siaran Bareng 29 Radio Bandung: Bangkitkan Ekosistem Kreatif Lokal
Profil Juke Band Rilis Single Berjudul “Cerita Kita”
Rumor Mauro Zijlstra Gabung Persija Jakarta Makin Kencang, Cek Detailnya
Radio Pensiunan Pabriknya Kebahagiaan: Cara Asyik Menikmati Masa Tua
Film Esok Tanpa Ibu: Sinopsis, Pemain, dan Jadwal Tayang

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:51 WIB

Nomor Anggota FDR Indonesia Update Januari 2026

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:31 WIB

Orang Tua Wajib Tahu, Jadwal Libur Sekolah Ramadan dan Lebaran 2026

Minggu, 8 Februari 2026 - 15:56 WIB

Vokalis 3 Doors Down Meninggal Dunia Usai Lawan Kanker Ginjal

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:26 WIB

Radio Ekraf Siaran Bareng 29 Radio Bandung: Bangkitkan Ekosistem Kreatif Lokal

Senin, 2 Februari 2026 - 18:40 WIB

Rumor Mauro Zijlstra Gabung Persija Jakarta Makin Kencang, Cek Detailnya

Berita Terbaru

Nomor Anggota FDR Indonesia Update Januari 2026

News

Nomor Anggota FDR Indonesia Update Januari 2026

Sabtu, 14 Feb 2026 - 13:51 WIB