FDR Radio Summit 2025 Dorong Kebangkitan Industri Radio Nasional

- Publisher

Senin, 17 November 2025 - 10:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FDR Radio Summit 2025 menegaskan radio tetap relevan dengan 16 juta pendengar serta dorongan kuat dari Kemenkraf untuk bertransformasi.

FDR Radio Summit 2025 menegaskan radio tetap relevan dengan 16 juta pendengar serta dorongan kuat dari Kemenkraf untuk bertransformasi.

FDR Radio Summit 2025 menjadi momentum penting dalam kebangkitan industri radio Indonesia di tengah derasnya arus digitalisasi.

FDR Radio Summit 2025 kembali menegaskan bahwa radio masih menjadi medium strategis dalam penyebaran konten kreatif, terutama bagi daerah yang belum terjangkau layanan internet.

Di saat banyak orang mengira radio mulai ditinggalkan, data menunjukkan sebaliknya: 16 juta pendengar masih aktif menikmati siaran radio setiap hari di 10 kota besar Indonesia.

FDR Radio Summit 2025 juga menghadirkan pernyataan tegas dari Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenkraf) melalui Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya.

Menurutnya, radio kini harus dipandang sebagai bagian dari ekosistem ekonomi kreatif yang terus berkembang, bukan sebagai medium tradisional yang tertinggal.

“Radio tidak lagi dipandang sebagai medium tradisional, tetapi bagian penting dari ekonomi kreatif yang harus mampu mengembangkan model bisnis baru di era digital. Kementerian Ekonomi Kreatif berkomitmen mendukung penguatan industri radio agar tetap relevan, berdaya saing, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif dari daerah,” kata Menteri Ekraf Teuku Riefky pada Sabtu (15/11/2025).

Data 16 juta pendengar radio yang dirangkum Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI) itu menjadi bukti bahwa radio masih relevan.

Untuk itu PRSSNI dan Forum Diskusi Radio (FDR) serta dukungan dari Kementerian Ekraf menggelar Radio Summit XVII 2025 sebagai wadah mempertemukan pelaku industri radio dari berbagai daerah, pengiklan, akademisi, dan regulator.

Baca Juga :  Integrasi AI di Newsroom Radio: Ancaman atau Peluang?

FDR Radio Summit 2025 Soroti Peran Penting Radio di Era Digital

FDR Radio Summit 2025 yang digelar di Hotel 101 Kebon Sirih, Jakarta Pusat, menjadi wadah berkumpulnya pelaku industri radio dari berbagai daerah. Acara ini diselenggarakan oleh Forum Diskusi Radio (FDR) bersama Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI) dengan dukungan penuh Kemenkraf.

Pada FDR Radio Summit 2025, data PRSSNI kembali ditegaskan: radio masih memiliki daya tarik kuat dengan belanja iklan yang menembus Rp 750 miliar per tahun. Angka ini menunjukkan bahwa radio tetap memiliki nilai ekonomi konkret meski persaingan dengan media digital semakin ketat.

Deputi Bidang Kreativitas Media Kemenkraf, Agustini Rahayu, menyampaikan bahwa FDR Radio Summit 2025 harus menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor agar industri radio semakin adaptif.

“Radio Summit ke-18 harus menjadi momentum kebangkitan radio nasional. Saya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi agar industri radio tetap relevan, tangguh, dan mampu beradaptasi di era digital,” katanya. 

Radio, Medium Lama dengan Keunggulan yang Tetap Kuat

FDR Radio Summit 2025 tidak hanya membahas data dan strategi, tetapi juga mengangkat kembali peran historis radio di Indonesia. Radio telah menjadi bagian dari perjalanan bangsa sejak masa awal kemerdekaan, menjadi saluran informasi utama, alat komunikasi darurat saat bencana, hingga ruang pelestarian budaya lokal.

Di banyak daerah yang belum terjangkau internet, radio masih menjadi sumber informasi paling dapat diandalkan. Musik lokal, bahasa daerah, dan cerita rakyat yang disiarkan radio menjaga identitas budaya tetap hidup. Fakta-fakta inilah yang kembali disorot dalam FDR Radio Summit 2025.

Baca Juga :  Radio vs AI: Ancaman atau Peluang?

Ketua PRSSNI, M Rafik, menegaskan bahwa kekuatan radio tidak terletak pada teknologinya saja, tetapi pada kedekatannya dengan masyarakat.

“Kolaborasi adalah kunci. Bersama saja belum tentu mudah, apalagi jika berjalan sendiri. Tapi dengan sinergi antar stasiun radio, asosiasi, dan pelaku kreatif, kita bisa menjadikan radio sebagai kekuatan ekonomi baru,” ujar M Rafik.

Tantangan Digital: Pergeseran Konsumsi Generasi Muda

FDR Radio Summit 2025 juga membahas tantangan besar yang kini membayangi industri radio: perubahan kebiasaan konsumsi media di kalangan anak muda. Kini, podcast, platform streaming, dan konten video pendek lebih sering dipilih generasi muda dibandingkan siaran radio tradisional.

Pergeseran belanja iklan menuju platform digital juga menjadi tantangan lain yang harus dihadapi. Karena itu, FDR Radio Summit 2025 menekankan pentingnya inovasi konten, integrasi teknologi, hingga pemanfaatan platform sosial untuk memperluas jangkauan pendengar.

Namun, radio memiliki kekuatan yang tidak dimiliki media digital lain: kontinuitas, kedekatan humanis, dan interaksi real-time. Inilah nilai khas yang terus dipertahankan dan dikembangkan melalui diskusi-diskusi dalam FDR Radio Summit 2025.

Kemenkraf Tegaskan Dukungan Penuh untuk Transformasi Radio

Di tengah derasnya dominasi platform digital, FDR Radio Summit 2025 menunjukkan bahwa radio belum tergeser. Dengan pendengar yang tetap besar, inovasi konten yang terus tumbuh, serta dukungan pemerintah dan asosiasi, radio melangkah ke masa depan dengan optimisme baru.

FDR Radio Summit 2025 bukan hanya pertemuan industri tetapi sebuah deklarasi bahwa radio tetap hidup, relevan, dan siap bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi kreatif modern.

Berita Terkait

Polisi Tangkap Resbob Usai Viral Hina Sunda dan Viking
Basral Graito Hutomo Raih Emas SEA Games 2025, Dipeluk Ofisial Malaysia
Festival Film Horor 2025 Siap Digelar dengan Penghargaan Nini Sunny
Game Penghasil Saldo DANA: Tren Baru Pengguna Smartphone Akhir 2025
KUR BRI 2025 Resmi Dibuka: Simak Syarat dan Jenis Pinjaman untuk UMKM
Ari Lasso dan Dearly Djoshua Putus? Jejak Digital Dihapus Meski Baru Ucapkan Ultah Romantis
Lirik Lagu Edane Ikuti: Bukan Sekadar Headbang, Ini Filosofi Hidup Sejati!
Prediksi Tren Fashion Idul Fitri 2026: Minimalis & Elegan Menjadi Kunci

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 17:18 WIB

Polisi Tangkap Resbob Usai Viral Hina Sunda dan Viking

Senin, 15 Desember 2025 - 12:06 WIB

Basral Graito Hutomo Raih Emas SEA Games 2025, Dipeluk Ofisial Malaysia

Jumat, 12 Desember 2025 - 16:31 WIB

Festival Film Horor 2025 Siap Digelar dengan Penghargaan Nini Sunny

Kamis, 11 Desember 2025 - 10:35 WIB

Game Penghasil Saldo DANA: Tren Baru Pengguna Smartphone Akhir 2025

Rabu, 10 Desember 2025 - 05:00 WIB

KUR BRI 2025 Resmi Dibuka: Simak Syarat dan Jenis Pinjaman untuk UMKM

Berita Terbaru

Polisi tangkap Resbob pelaku ujaran kebencian yang menghina Sunda dan Viking Persib. Diamankan di Jawa Timur, kasus ditangani Polda Jabar. - foto ilustrasi

News

Polisi Tangkap Resbob Usai Viral Hina Sunda dan Viking

Senin, 15 Des 2025 - 17:18 WIB