Gmail Attacks Meningkat: Google Peringatkan Serangan Phishing Berbahaya

- Publisher

Senin, 18 Agustus 2025 - 00:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gmail Attacks Meningkat: Google Peringatkan Serangan Phishing Berbahaya

Gmail Attacks Meningkat: Google Peringatkan Serangan Phishing Berbahaya

Gmail attacks kembali mencuat setelah Google mengonfirmasi adanya lonjakan percobaan peretasan akun melalui pencurian kata sandi.

Serangan ini semakin canggih karena memanfaatkan taktik meniru email resmi Google, termasuk notifikasi “suspicious sign in prevented” yang sering membuat pengguna panik.

Google mengingatkan, pesan peringatan semacam ini kerap dipalsukan oleh peretas. Begitu pengguna terkecoh dan mengklik tautan palsu, mereka diarahkan ke halaman login tiruan yang tampak resmi. Jika nama pengguna dan kata sandi dimasukkan, maka akun bisa langsung dibajak.

Modus: Email Peringatan Palsu

Serangan yang kini marak menggunakan pola sederhana: meniru email keamanan dari Google. “Kadang peretas mencoba menyalin email peringatan untuk mencuri data login,” ungkap pihak Google.

Baca Juga :  iOS 27 Bawa Optimasi Stabilitas Total, Lebih Cepat!

Begitu pengguna percaya dan mengikuti instruksi palsu di dalam email, akun Gmail dapat diambil alih. Lebih berbahaya lagi, akses tersebut bisa membuka jalan ke data pribadi lain seperti Google Drive, Google Photos, hingga informasi keuangan yang tersimpan di akun.

Cara Mengenali Gmail Phishing

Google menegaskan, pengguna tidak boleh mengklik tautan apapun dari email mencurigakan. Langkah yang benar adalah masuk langsung ke akun Google melalui browser atau aplikasi resmi, lalu membuka menu Security → Recent Security Events untuk memverifikasi aktivitas login.

Baca Juga :  Vokalis 3 Doors Down Meninggal Dunia Usai Lawan Kanker Ginjal

Jika ada aktivitas asing, segera klik “Secure Your Account” untuk mengganti password. Proses ini hanya butuh waktu singkat, tapi bisa menyelamatkan data berharga dari pencurian.

Gmail Attacks, Mengapa Akun Gmail Jadi Target?

Dengan lebih dari 1,8 miliar pengguna, Gmail adalah salah satu target empuk bagi peretas. Satu akun Gmail biasanya terhubung dengan banyak layanan penting: media sosial, e-commerce, perbankan, hingga pekerjaan.

Itu berarti satu kata sandi bocor bisa menjadi “kunci utama” yang membuka seluruh kehidupan digital seseorang.

Berita Terkait

Orang Tua Wajib Tahu, Jadwal Libur Sekolah Ramadan dan Lebaran 2026
Vokalis 3 Doors Down Meninggal Dunia Usai Lawan Kanker Ginjal
Radio Ekraf Siaran Bareng 29 Radio Bandung: Bangkitkan Ekosistem Kreatif Lokal
Profil Juke Band Rilis Single Berjudul “Cerita Kita”
Rumor Mauro Zijlstra Gabung Persija Jakarta Makin Kencang, Cek Detailnya
Radio Pensiunan Pabriknya Kebahagiaan: Cara Asyik Menikmati Masa Tua
Film Esok Tanpa Ibu: Sinopsis, Pemain, dan Jadwal Tayang
Kisah Dokter Selamatkan Balita Kejang di Pesawat Citilink

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:31 WIB

Orang Tua Wajib Tahu, Jadwal Libur Sekolah Ramadan dan Lebaran 2026

Minggu, 8 Februari 2026 - 15:56 WIB

Vokalis 3 Doors Down Meninggal Dunia Usai Lawan Kanker Ginjal

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:26 WIB

Radio Ekraf Siaran Bareng 29 Radio Bandung: Bangkitkan Ekosistem Kreatif Lokal

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:00 WIB

Profil Juke Band Rilis Single Berjudul “Cerita Kita”

Senin, 2 Februari 2026 - 08:35 WIB

Radio Pensiunan Pabriknya Kebahagiaan: Cara Asyik Menikmati Masa Tua

Berita Terbaru