Raja Batu Bara Low Tuck Kwong Jadi Orang Terkaya di RI, Kekayaannya Mencapai Rp444 Triliun

- Publisher

Senin, 7 Juli 2025 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Raja Batu Bara Low Tuck Kwong Jadi Orang Terkaya di RI, Kekayaannya Mencapai Rp444 Triliun

Raja Batu Bara Low Tuck Kwong Jadi Orang Terkaya di RI, Kekayaannya Mencapai Rp444 Triliun

Raja Batu Bara Low Tuck Kwong jadi orang terkaya di RI versi Forbes Real‑Time Billionaires per 7 Juli 2025. Kekayaan bersih pendiri Bayan Resources ini mencapai US$ 27,4 miliar atau sekitar Rp 444 triliun (kurs Rp 16.222) . Sebelumnya, Low sempat turun ke peringkat tiga pada 2024, namun kini melesat ke puncak, menyalip Hartono bersaudara dan pesaing lainnya.

Lonjakan Kekayaan Raja Batu Bara Low Tuck Kwong

Direktur perusahaan tambang batu bara besar di Indonesia, kekayaan Low meningkat signifikan tahun ini. Hal ini didorong oleh:

  • Kenaikan tajam harga batu bara global akibat pemulihan ekonomi pasca-pandemi.
  • Kinerja fuerte saham BYAN—menandai kepercayaan investor yang tinggi.
Baca Juga :  Begini Cara Menghitung Rate Card Iklan Radio yang Benar

Lonjakan itu juga mendorong Low masuk daftar orang terkaya dunia, berada di urutan ke‑72 versi Forbes

Rival yang Kuat: Prajogo Pangestu dan Hartono Bersaudara

Forbes mencatat Prajogo Pangestu berada di posisi kedua dengan kekayaan US$ 24,8 miliar (~Rp 402 triliun), diikuti oleh Robert Budi Hartono pada posisi ketiga dengan US$ 21,9 miliar. Saudara kembarnya, Michael Hartono, menempati posisi keempat dengan US$ 21 miliar

Prajogo dikenal melalui Barito Pacific Group—raksasa energi dan petrokimia—sementara Hartono bersaudara bersumber dari Grup Djarum dan saham besar di BCA.

Baca Juga :  iHeartMedia Q2 2025: Laba Menguat di Tengah Pasar yang Tidak Pasti

Daftar 5 Besar Orang Terkaya Indonesia 2025

  1. Low Tuck Kwong – US$ 27,4 miliar
  2. Prajogo Pangestu – US$ 24,8 miliar
  3. Robert Budi Hartono – US$ 21,9 miliar
  4. Michael Hartono – US$ 21 miliar
  5. Sri Prakash Lohia – US$ 8,5 miliar

Perjalanan Low: Dari Pemula ke Raja Batu Bara

Low lahir di Singapura (1948), hijrah ke Indonesia pada 1972. Ia membangun Bayan Resources melalui akuisisi tambang sejak 1990-an, lalu go public tahun 2008. Strateginya bertahan di tengah tantangan global seperti saat harga turun,justru membuatnya makin kuat dan tahan banting.

Berita Terkait

Promo Valentine Golden Tulip Pontianak 2026: Dinner & Staycation
Begini Cara Menghitung Rate Card Iklan Radio yang Benar
Menilik Model Bisnis Radio di Era Streaming dan Sumber Cuannya
IPO Zhipu AI Jadi Tonggak Baru Industri AI China
Bisnis KOL Tidak Menurun Drastis, Kenapa Banyak KOL Sepi Job? Ini Jawabannya
Magang Nasional Batch 3 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Syaratnya
Paket Wedding Eksklusif dengan Cicilan 0,75% di Golden Tulip Pontianak
Novotel Pontianak Convention Centre Hadir di Kawasan Strategis Kalimantan Barat

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:46 WIB

Promo Valentine Golden Tulip Pontianak 2026: Dinner & Staycation

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:53 WIB

Begini Cara Menghitung Rate Card Iklan Radio yang Benar

Senin, 19 Januari 2026 - 00:24 WIB

Menilik Model Bisnis Radio di Era Streaming dan Sumber Cuannya

Kamis, 8 Januari 2026 - 16:50 WIB

IPO Zhipu AI Jadi Tonggak Baru Industri AI China

Kamis, 11 Desember 2025 - 10:16 WIB

Bisnis KOL Tidak Menurun Drastis, Kenapa Banyak KOL Sepi Job? Ini Jawabannya

Berita Terbaru