Raja Batu Bara Low Tuck Kwong jadi orang terkaya di RI versi Forbes Real‑Time Billionaires per 7 Juli 2025. Kekayaan bersih pendiri Bayan Resources ini mencapai US$ 27,4 miliar atau sekitar Rp 444 triliun (kurs Rp 16.222) . Sebelumnya, Low sempat turun ke peringkat tiga pada 2024, namun kini melesat ke puncak, menyalip Hartono bersaudara dan pesaing lainnya.
Lonjakan Kekayaan Raja Batu Bara Low Tuck Kwong
Direktur perusahaan tambang batu bara besar di Indonesia, kekayaan Low meningkat signifikan tahun ini. Hal ini didorong oleh:
- Kenaikan tajam harga batu bara global akibat pemulihan ekonomi pasca-pandemi.
- Kinerja fuerte saham BYAN—menandai kepercayaan investor yang tinggi.
Lonjakan itu juga mendorong Low masuk daftar orang terkaya dunia, berada di urutan ke‑72 versi Forbes
Rival yang Kuat: Prajogo Pangestu dan Hartono Bersaudara
Forbes mencatat Prajogo Pangestu berada di posisi kedua dengan kekayaan US$ 24,8 miliar (~Rp 402 triliun), diikuti oleh Robert Budi Hartono pada posisi ketiga dengan US$ 21,9 miliar. Saudara kembarnya, Michael Hartono, menempati posisi keempat dengan US$ 21 miliar
Prajogo dikenal melalui Barito Pacific Group—raksasa energi dan petrokimia—sementara Hartono bersaudara bersumber dari Grup Djarum dan saham besar di BCA.
Daftar 5 Besar Orang Terkaya Indonesia 2025
- Low Tuck Kwong – US$ 27,4 miliar
- Prajogo Pangestu – US$ 24,8 miliar
- Robert Budi Hartono – US$ 21,9 miliar
- Michael Hartono – US$ 21 miliar
- Sri Prakash Lohia – US$ 8,5 miliar
Perjalanan Low: Dari Pemula ke Raja Batu Bara
Low lahir di Singapura (1948), hijrah ke Indonesia pada 1972. Ia membangun Bayan Resources melalui akuisisi tambang sejak 1990-an, lalu go public tahun 2008. Strateginya bertahan di tengah tantangan global seperti saat harga turun,justru membuatnya makin kuat dan tahan banting.







