Level 42 muncul di tengah hiruk-pikuk musik pop 1980-an. Level 42 muncul dengan suara unik yang memadukan jazz, funk, dan synth-pop.
Band asal Isle of Wight ini bukan hanya mencetak hits seperti “Lessons in Love“ dan “Something About You”, tapi juga mempopulerkan teknik slap bass Mark King yang revolusioner. Meski sempat bubar pada 1994, mereka kembali di tahun 2001 dan tetap aktif hingga sekarang. Bagaimana perjalanan mereka dari klub kecil hingga panggung dunia?
Awal Mula: Dari Jazz-Funk ke Pop (1979–1983)
Level 42 dibentuk pada 1979 oleh Mark King (bass/vokal), Mike Lindup (keyboard/vokal), dan dua bersaudara Phil serta Boon Gould. Nama band terinspirasi dari novel The Hitchhiker’s Guide to the Galaxy, di mana angka “42” adalah jawaban atas “makna kehidupan”.
- Debut Album: Album perdana Level 42 (1981) sukses di Eropa dengan single “Love Games”.
- Inovasi Musik: Gabungan jazz-funk instrumental dan vokal harmonis King-Lindup jadi ciri khas.
- Terobosan: The Chinese Way (1982) menjadi hits pertama mereka di tangga lagu Inggris.
Era Keemasan: Pop Internasional (1984–1987)
Dengan album World Machine (1985) dan Running in the Family (1987), Level 42 mencapai puncak popularitas.
Hits Terbesar
- Something About You: Masuk Top 10 Billboard AS (1986).
- Lessons in Love: No. 3 di Inggris dan No. 1 di Jerman (1986).
- Running in the Family: Lagu tema generasi 80-an dengan bassline ikonik.
Fakta Menarik:
- Mark King mengembangkan teknik slap bass hanya dalam beberapa minggu, terinspirasi dari musisi funk AS.
- Level 42 pernah tampil di Prince’s Trust Concert 1987 bersama Eric Clapton dan George Harrison.
Tragedi & Perubahan Formasi (1988–1994)
Tahun 1989 menjadi masa kelam dengan meninggalnya gitaris Alan Murphy karena AIDS. Pergantian personel pun terjadi:
- Phil & Boon Gould keluar karena kelelahan dan konflik kreatif (1987).
- Album Staring at the Sun (1988): Tetap sukses meski dengan formasi baru.
- Bubar Sementara: Level 42 vakum setelah tur Forever Now (1994).
Kebangkitan Kembali (2001–Sekarang)
Mark King membangkitkan Level 42 pada 2001 dengan membeli hak nama band. Mereka kembali dengan:
- Album Retroglide (2006): Kolaborasi dengan mantan personel termasuk Boon Gould.
- Tur Rutin: Konser di Eropa, Amerika Latin, dan festival seperti Festival d’été de Québec (2019).
- Sirens EP (2013): Adaptasi ke musik elektronik modern.
Statistik Penting:
- 10 album studio, 20+ single Top 40 Inggris.
- 4 juta album terjual di seluruh dunia (data Polydor, 2020).
Warisan Level 42
Level 42 memengaruhi banyak musisi, dari bassis funk hingga produser EDM. Teknik bass Mark King masih dipelajari di sekolah musik, sementara lagu seperti “Lessons in Love” tetap diputar di stasiun radio retro.
Dari klub jazz kecil hingga arena dunia, Level 42 membuktikan bahwa musik berbasis skill dan kreativitas tak lekang waktu. Meski dihantam tragedi dan perubahan zaman, mereka tetap relevan—baik sebagai legenda 80-an atau band yang terus berkarya. Seperti kata Mark King: “Musik adalah tentang emosi, dan itu tak pernah berubah.”







